Cara Mengenalkan Sejarah Pada Anak

Oktober 02, 2017




Tahun 90-an masih lekat dalam ingatan, dari SD sampai SMA itu ada pelajaran sejarah, sampai kita semua tahu siapa saja yang termasuk Pahlawan Nasional dari mulai Patimura, Cut Nyak Dien, RA Kartini, sampai Dewi Sartika.

Begitu pun dengan lagu-lagu nasional dari Indonesia Raya, Maju Tak Gentar sampai Garuda Pancasila kita hafal setiap lirik dan baitnya. Menghafal lagu-lagu nasional pun masuk ke dalam setiap ulangan setahun dua kali. Rasanya di zaman itu, tidak ada anak yang tidak hafal nama pahlawan dan lagu nasional, karena sudah masuk kurikulum sekolah.

Tetapi, berbeda dengan saat ini. Tidak ada pelajaran sejarah yang hampir detail dengan kurikulum yang dulu, entah apa alasannya. Padahal tanpa jasa pahlawan, kita tidak akan menikmati kemerdekaan seperti saat ini, perjuangan mereka mengorbankan jiwa dan raganya harus selalu kita ingat.

Nah, karena saat ini pelajaran sejarah sudah mulai berkurang, maka tidak ada salahnya kita sebagai orang tua yang mengenalkan sejarah pada anak-anak kita.  Tips berikut bisa dicoba:
1.                   Berkunjung ke museum
Saat weekend ataupun mengisi liburan, tidak ada salahnya jika kita mengajak anak-anak untuk berkunjung ke museum. Di kota Bandung sendiri ada beberapa museum tentang sejarah seperti museum Sri Baduga, dan Museum Asia Afrika. Tiket masuknya pun tidak mahal, tapi akan menjadi sebuah pengalaman yang  “mahal’, karena bisa membuat anak-anak mengenal sejarah perjuangan para pahlawan, serta seni budaya Indonesia.

sumber: telusurindonesia.com

2.                   Membaca buku sejarah
Meskipun buku sejarah kadang kurang menarik minat anak untuk membacanya, tapi kita bisa menyediakannya untuk bahan bacaan referensi anak-anak. Jika anak masih kurang tertarik, maka kitalah yang bercerita dengan menggunakan versi kita sendiri yang membuat anak tertarik mendengarkannya, tanpa mengubah ceritanya.
3.                   Menjadikan para pahlawan sebagai tokoh heroik dalam cerita.
Untuk anak-anak yang senang cerita tokoh heroik, kita bisa mencoba untuk memasukan nama-nama pahlawan sebagai tokoh heroik daripada tokoh heroik ciptaan manusia seperti spiderman, ataupun yang lainnya. 

Ketiga tips diatas bisa dicoba untuk mengenalkan sejarah pada anak-anak kita dan sampaikanlah jangan sekali-kali melupakan sejarah, karena darinyalah kita banyak belajar arti pengorbanan dan pengabdian pada tanah air.

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post  Blogger Muslimah Indonesia
#ODOPOKT1

9 komentar:

  1. Ya Mbak..pengenalan sejarah ke anak kita bisa dengan berbagai cara ya..seperti di atas. Thanks:)

    BalasHapus
  2. Penting mengenalkan sejarah pada anak agar mereka tahu bahwa kebebasan hidup yang kita nikmati sekarang, karena pengorbanan para pendahulu kita

    BalasHapus
  3. hampir ga pernah nih, mba aku berkunjung ke museum. Nunggu acara tour nya anak-anak keknya deh. Padahal museum itu tempat wisata yg mirah meriah yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya Mbak, saya juga seringnya ke museum geologi sih, sejarah purbakala he..he..

      Hapus
  4. Kenapa aku mikir tokoh heroik anak-anak yang ada di tipi ya, ada iron man, super man, batman dan siapa lagi tuh, banyak saja. Anak-anak lebih mengenal tokoh-tokoh itu di masa balita mereka. Ya, memang sich, belum sekolah...tapi semoga anak-anak lebih mudah mengenal nama pahlawan kemerdekaan pas di sekolah ya. Nah, mengajak pergi ke museum adalah salah satu cara mudahnya ya

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.