Personal & Lifestyle

Oktober 29, 2017

Outing Class Ke Dinas Pemadam Kebakaran

by , in


Hari Jumat kemari adalah hari pertama buat Sahla ikut acara Outing Class, dengan tujuan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung dan Pizza Hut.

Dua hari sebelumnya Sahla sempat sakit karena alerginya kambuh, jadi dari pada nggak ikut Outing Class karena sakit akhirnya Ngga masuk sekolah dulu. Hari kamisnya sudah dikasih tahu besok kita mau jalan-jalan, dan seperti biasa Sahla sangat antusias dan janji mau bangun lebih pagi biar nggak kesiangan.

Keesokannya, beneran Sahla bangun jam 4 subuh, padahal kumpul di sekolah jam 7 pagi, mungkin saking antusiasnya untuk ikut kegiatan.

Jam 7.30 pagi, rombongan sekolah mulai berangkat dansampai di Dinas Pemadam Kebakaran sekitar jam 8.00.  Anak-anak dibariskan dan langsung menuju ke lantai 4, untuk pengarahan dari petugas Damkar. 

Saat di aula, orang tua murid ditanya kalo terjadi kebakaran mau memadamkan api sendiri atau memanggil petugas pemadam? Dan jawabannya pasti memanggil Pemadam Kebakaran. Nah, lalu diadakan simulasi kebakaran via layar dan ada perwakilan orang tua yang berperan sebagai korban kebakaran, lalu menelepon petugas pemadam kebakaran, dan ternyata waktu yang digunakan untuk menelepon saja sekitar 47 detik, belum perjalanan petugas di jalan, nah kalau nunggu pastinya rumah kita akan langsung hangus.



Bagaimana caranya memadamkan api secara mandiri?
Agar kita bisa waspada maka seharusnya setiap rumah mempunyai alat pemadam sendiri yaitu yang bernama Apran. Jika kebakaran berpotensi besar maka segera hubungi petugas pemadam kebakaran di nomor 113.
 
bukalapak.com



Apa saja tugas pemadam kebakaran:
1.      Pencegahan (mencegah)
Dengan melakukan sosialisasi yaitu berupa penyuluhan/pelatihan kepada masyarakat dan   pemeriksaan alat proteksi kebakaran pada gedung-gedung secara berkala.
2.      Penanggulangan.
Memadamkan dan menanggulangi saat terjadi kebakaran di suatu tempat.
3.     Penyelamatan
Penyelamatan disini tidak hanya untukmemadamkan saat terjadi kebakaran saja, tetapi bisa juga untuk penyelamatan yang lain, seperti ada korban yang masuk ke sumur, menolong orang yang berniat  bunuh diri, sampai membantu warga dari ancaman binatang berbisa sepeti ular.

Dan, semua gratis tanpa dipungut biaya apapun.

Setelah, di aula anak-anak keluar gedung dan ada simulasi pemadaman api menggunakan Apran oleh perwakilan ibu guru. 


Lalu, anak-anak memakai jas hujan karena akan bermain air, dan ini momen paling seru untuk anak-anak. Mereka disemprot air menggunakan selang untuk memadamkan api, wah seru anak-anak minta terus air.



Sebelum pulang dan acara terakhir semua anak dan orang tuanya bisa naik mobil pemadam kebakaran. Meskipun hanya berkeliling dengan jarak yang dekat tapi buat mereka itu adalah pengalaman yang menyenangkan.


*Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia
#ODOPOKT8









Oktober 22, 2017

5 Hal Ini Penyebab Rumah Selalu Berantakan

by , in


Hal yang bikin suka saya baper pas lihat medsos apalagi di instagram adalah banyak para pecinta homedecor yang bisa menata rumahnya dengan rapi dan suasananya membuat semua penghuni nyaman saat berada di rumah.


Beda banget ma rumah sendiri, yang sering berantakan jarang banget rapinya, sampai-sampai pas ada tamu mau berkunjung segala diumpetin dulu. Dulu saya selalu beralasan  kerja, punya anak tidak punya ART, tapi benarkah alasan tersebut? Atau hanya sebuah alasan untuk menyembunyikan rasa malas saat membereskan rumah?. Buktinya banyak para ibu bekerja, punya anak kecil tapi rumah selalu terlihat rapi. Banyak juga yang tanpa ART bisa teteap merawat rumah, ah saya sadar itu hanyalah sebuah alasan untuk sebuah pembenaran.


Nah, sebelum saya mulai membereskan rumah, saya cari  dulu apa penyebab rumah selalu berantakan?

1.  Terlalu banyak barang

Perempuan itu memang banyak yang senang membeli barang, apalagi perabotan rumah tangga untuk dapur. Sering banget lapar mata lihat katalog wadah plastik kedap udara, atau saat jalan-jalan lihat alat masak yang lucu, pasti inginnya beli. Ada produk makanan yang sedang promo berhadiah toples atau mug selalu dibeli, akhirnya banyak barang yang menumpuk. Kebiasaan seperti ini bisa membuat rumah menjadi  sumpek karena terlalu banyak barang,

Belilah perabotan rumah tangga seperlunya, dan jangan menuruti terus nafsu belanja yang tidak akan ada habisnya.

2.   Menyimpan barang tidak pada tempatnya

Seringkali karena kurangnya disiplin dalam menyimpan barang, jadi banyak barang berserakan di mana-mana. Akhirnya barang sering hilang, dan rumah tidak pernah terlihat rapi.

3.  Sering menunda-nunda menyelesaikan pekerjaan rumah tangga

Kalau rasa malas dituruti, maka kita akan terus-terusan menunda-nunda membereskan rumah tangga. Padahal, mau nanti atau sekarang tetap saja kita yang mengerjakan, untuk itu jangan pernah menunda-nunda pekerjaan.

4.  Lupa waktu

Saat kita sudah buka hp seringkali lupa waktu, sehingga banyak waktu terbuang, atau saat menonton tv terlalu asyik dengan jalan cerita sampai lupa belum menyelesaikan pekerjaan di rumah.

5. Tidak ada kerjasama antara anggota keluarga

Rumah rapi dan bersih pastinya keinginan semua anggota keluarga, dan kewajiban menjaga kerapihan dan kebersihan rumah pun kewajiban semua anggota keluarga bukan kita saja, jadi jika tidak terbiasa disiplin dalam segala hal seperti, menyimpan mainan pada tempatnya, menggantungkan tas sepulang dari sekolah, atau menyimpan sepatu pada tempatnya, maka kita sebagai ibu yang akan terus menerus membereskan semua.


Setelah mengetahui penyebabnya, yuk sama-sama merubahnya dan mulai merapikan rumah agar tercipta rumah yang bersih, sehat dan membuat nyaman semua anggota keluarga.

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia
#ODOPOKT7




Oktober 14, 2017

7 Me Time Asyik Ala Ibu Rumah Tangga

by , in






Me Time adalah salah satu kata yang paling ditunggu seorang ibu, benar? Ibu mana sih, yang tidak perlu Me Time? Semua ibu pasti sangat membutuhkannya karena banyak manfaat dari Me Time salah satunya adalah menjaga “kewarasan” untuk mendampingi anak-anak.


Menikmati Me Time juga merupakan hal yang paling membahagiakan para ibu, apalagi jika Me Timenya itu tidak diganggu oleh siapapun.


Nah, apa saja Me Time ala ibu rumah tangga? Simak yuk!

1.   Nonton drama korea

Untuk ibu-ibu pecinta drama korea alias drakor, nonton film tanpa gangguan siapapun adalah Me Time yang paling asyik. Mereka bisa menonton drakor sampai tamat, tau sendirilah berapa jam yang diperlukan untuk nonton drakor ini.


2.    Makan mie

Meskipun terkesan sederhana, makan mie sendiri setelah anak-anak tidur itu adalah Me time asyik buat ibu-ibu, kan kalo para ibu biasanya melarang anak-anaknya untuk makan mie instan, padahal dirinya sendiri suka, jadi ya harus sembunyi-sembunyi biar nggak ketahuan.


3.    Pergi ke salon
pinterest.com


Setelah lelah seharian bekerja di rumah dan mengurus semua keperluan suami serta anak, nggak salah dong kalau sekali-kali para ibu menghabiskan waktunya untuk memanjakan diri di salon, setidaknya setelah keluar salon fikiran akan lebih fresh dan badan kembali rileks.


4.   Menulis

 
Pixabay.com

Ini Me Time asyik buat saya, dengan nulis seperti semua beban dalam fikiran menjadi hilang dan menemukan jati diri kembali. Rasanya menulis itu bisa membangkitkan kembali semangat walaupun setelah mengerjakan berbagai aktivitas.

Baca juga: 7 cara membakar semangat untuk menulis


5.    Membaca buku

Pixabay.com
Buat para ibu yang senang membaca, Me Time asyiknya adalah dengan membaca buku favorit hingga selesai baik itu fiksi maupun non fiksi. Kadang dalam keseharian kita tidak sempat membaca karena seringnya membacakan buku cerita untuk anak, iya kan?


6.   Tidur siang

Setelah menjadi ibu otomastis pola tidur akan berubah, kadang untuk tidur siang pun kita tidak bisa karena saat anak tidur seringkali kita memanfaatkannya untuk mengerjakan pekerjaan lain. Padahal, tidur siang meskipun hanya 5 menit, itu adalah Me Time paling asyik buat sebagian ibu.


7.   Belanja

Semua perempuan tentunya seneng belanja, tapi untuk seorang ibu biasanya belanja kadang suka rempong karena membawa anak yang akhirnya tidak bebas memilih. Jadi, belanja juga bisa menjadi Me Time asyik untuk para ibu.


Diantara 7 Me Time asyik diatas, yang manakah pas dengan Anda? Kita sharing yuk!


*Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia
#ODOPOKT6










My Instagram