Personal & Lifestyle

Juli 30, 2017

5 Alasan Ibu Bekerja Rentan Terkena Stres

by , in




Saat ini banyak kasus ibu rumah tangga yang mengalami depresi, dan menjadikan anak sebagai pelampiasan. Namun, selain ibu rumah tangga, ternyata ibu bekerja pun sama rentan terkena stres, apalagi mempunyai dua peran berbeda yang harus dijalani sekaligus. Menjalani hanya satu peran saja terkadang membuat kita stres, apalagi ini ada dua peran.

Kenapa ibu bekerja juga  rentan terkena stres, berikut ini beberapa penyebabnya:
1. Harus masuk meskipun anak sedang sakit
Di beberapa perusahaan masih menerapkan aturan tidak boleh izin tidak masuk bekerja lebih dari dua hari meskpiun anak sedang sakit.  Aturan seperti itu tentunya sangat membuat para ibu bekerja galau antara harus bekerja tapi tidak tega harus meninggalkan anak dalam keadaan sakit dan sangat membutuhkan kehadiran ibunya.
2. Tekanan di tempat kerja
Dengan adanya tekanan dari atasan tempat bekerja, bisa membuat Anda stres belum lagi harus memikirkan tugas sebagai istri dan ibu saat di rumah. Untuk itu, cobalah menghirup nafas lebih dalam dan beri waktu untuk menyendiri meskipun beberapa menit agar kepenatan mulai berkurang.
3.  Suami dan anak mulai protes tentang ibunya yang terlalu sibuk
Ada kalanya, suami dan anak-anak akan protes saat Anda terlalu sibuk bekerja dan mereka merasa terabaikan. Hal ini bisa membuat Anda tidak konsentrasi dalam bekerja, dan dihadapkan dengan dilema antara keluarga dan pekerjaan.
4.  Dituntut profesional
Dalam bidang apapun, peran yang kita ambil seharusnya memang profesional. Begitu pun saat di rumah dan di tempat kerja. Jangan pernah membawa masalah rumah ke kantor, dan sebaliknya masalah kantor dibawa ke rumah. Lupakan semua permasalahan di kantor saat berada di rumah, tetap berikan senyuman terbaik untuk anak-anak. Bukankah Anda memilih bekerja salah satu alasannya untuk masa depan anak-anak?.
5. Terjadi konflik dalam rumah tangga karena posisi karir Anda lebih tinggi dari suami
Banyak konflik dalam rumah tangga yang terjadi karena posisi karir istri lebih tinggi dari suami. Untuk itu saat ini terjadi, selalulah memposisikan bahwa sebagai istri Anda tetap harus taat dan patuh terhadap suami, bedakan saat bekerja di kantor dan saat berada di rumah.

Memperhatikan beberapa alasan diatas, untuk itu saat Anda memilih menjadi ibu bekerja hal yang harus dilakukan adalah:
1. Izin suami
Izin suami sangatlah penting, jangan pernah memaksakan diri untuk bekerja jika suami tidak mengizinkan.
2. Siapkan mental dan emosi
Dunia kerja adalah dunia yang banyak tantangan, sebaiknya persiapkan mental dan emosi saat memutuskan bekerja.
3. Komitmen
Komitmenlah disaat memilih berperan ganda, seimbangkan dua peran tersebut dan utamakanlah tugas Anda menjadi istri dan ibu bukan menjadi pegawai.
4. Pintar memanajemen waktu
Berperan sebagai apapun manajemen waktu itu snagatlah penting karena tanpa manajemen waktu yang baik maka semua akan berantakan dan tidak akan bisa dilakukan secara profesional.

Jadi, apapun pilihan yang Anda pilih, bersiaplah dengan segala konsekuensinya dan jika bekerja sudah melalaikan keluarga maka saatnya Anda harus menetapkan hanya satu pilihan saja.

Juli 23, 2017

Manfaatkan Waktu Saat Menunggu Anak di Sekolah dengan 5 Hal Ini

by , in






Meskipun satu minggu yang lalu anak-anak sekolah dasar sudah mulai masuk sekolah, tapi nggak ada salahnya kan, kalau saya berbagi sedikit tips agar waktu menunggu anak di sekolah tidak menjadi membosankan.

Setelah lima tahun yang lalu saya mengantar anak pertama masuk SD, tahun ini bagian adiknya yang masuk SD. Seperti orang tua pada umumnya, saya pun sama mengantar dan menunggu anak-anaknya di sekolah karena ini adalah hari pertama mereka masuk ke lingkungan yang baru, dan belum banyak teman kecuali yang sama-sama satu sekolah waktu di TK.

Masuk sekolah anak-anak kebetulan jam 07.15 wib, jadi otomatis jam 07.00 wib harus sudah ada di sekolah. Kebetulan seminggu pertama yang harusnya pulang jam 12.20 wib, menjadi jam 10.00 wib.

Nah, dari jam masuk sampai jam pulang ada sekitar 2,5 jam an menunggu anak-anak pulang. Untuk pulang pergi rasanya keburu cape di jalan meskipun jarak tempuh ke rumah sekitar 10-15 menit. Ya, sudah jadinya nunggu aja.

Menunggu selama 2,5 jam itu bukanlah waktu yang sebentar loh, apalagi buat saya yang tidak terbiasa menunggu anak-anak di sekolah. Untuk itu daripada ngantuk ataupun kesel ya mending di pakai untuk hal yang lebih bermanfaat, diantaranya:
1.       Berbincang dengan orang tua yang lain
Menjalin hubungan dengan orang tua murid yang lain itu penting juga loh, apalagi kalau Anda tidak bisa sering-sering ke sekolah, selain itu Anda juga menambah teman serta memperluas silaturahmi.
2.       Berselancar di dunia maya
Untuk menghindari rasa kantuk, Anda bisa memanfaatkan waktu menunggu sambil berselancar di dunia maya. Bisa membuka artikel yang Anda butuhkan ataupun membuka media sosial untuk membuat status, upload foto anak saat pertama kali memakai seragam sekolah dan masih banyak lagi.
3.       Menikmati jajanan di kantin sekolah
Dari pada bosan menunggu di depan kelas, cobalah mengunjungi kantin sekolah, dan belilah beberapa jajanan sambil menunggu anak-anak pulang.
4.       Membaca buku
Jangan lupa untuk membawa buku bacaan dengan tema yang disukai, untuk menghabiskan waktu saat menunggu di sekolah.
5.       Membuat jadwal harian
Untuk menghindari rasa bosan, bawalah buku catatan dan catatlah beberapa jadwal untuk minggu depan. Selain itu, Anda pun bisa membuat beberapa ide untuk mengembangkan ide bisnis ataupun pekerjaan yang sedang digeluti.

Ternyata banyak juga ya, hal bermanfaat yang bisa dilakukan saat menunggu anak-anak di sekolah ya, kan?


Juli 16, 2017

Review Oriza Hotel Surabaya

by , in



Saat harus pertama kali ke Surabaya, bingung dong mesti gimana? Karena ini kali pertama ke luar kota hanya berdua dengan adik. Oke hal pertama yang dilakukan setelah tiba di bandara dilakukan adalah nyari penginapan dulu. Terus terang kita datang ke Surabaya hanya dengan modal nekat, dengan biaya pas-pasan. Untuk itu pastinya dong nyari penginapan yang ramah di kantong tapi dengan fasilitas lengkap serta nyaman.

Untuk itu mulailah membuka beberapa web travel, dibaca juga beberapa review hotel yang akan dipilih, dan akhirnya pilihan jatuh pada Oriza hotel yang letaknya tidak jauh dari RSUD Dr.Soetomo, karena memang maksud ke Surabaya adalah menjenguk mama yang sedang dirawat di sana.

Saat kita datang kebetulan jam 11 dan belum saatnya chek in, jadi akhirnya kita menitipkan dulu barang bawaan dan kembali lagi jam 2 siang saat waktunya chek in.
Singkat cerita karena tadi sudah booking kamar dan badan sudah mulai lelah kita pun segera ke hotel, tapi saat kesana ternyata kamar belum siap, haduh padahal sudah ingin rebahan di kasur, ya terpaksa kita nunggu sekitar 15 menit.

Kebetulan kita pilih kamar di lantai 5, dan ternyata dapat kamar paling ujung. Saat pertama kali masuk kamarnya bersih dan rapi. Di Lengkapi fasilitas tv, AC, Wifi ya standarlah untuk harga 285.000/malam.




Di dalam kamar pun dilengkapi fasilitas peralatan sholat, dan tamu hotel disediakan dua botol air mineral, namun hanya disediakan satu gelas saja serta tidak disediakan air panas untuk minum. Jadi, saat ingin menyeduh kopi kita harus ke lantai bawah.

Kamar mandinya pun bersih lengkap dengan shower air panas, shampo,sabun dan dua buah handuk, namun sayangnya tidak ada pengharum kamar mandi, sehingga terkadang tercium aroma kurang sedap meskipun tidak terlalu mengganggu.




Saat waktunya sarapan pagi, kita turun ke lantai dua yang tempatnya lumayan luas dan bernuansa oranye. Ada beberapa  kursi dan meja makan serta beberapa menu yang tersaji untuk sarapan.





Pagi ini menu sarapan ada pecel, roti, nasi putih, nasi goreng, ayam lada hitam, sayur kacang panjang, bakwan dan kerupuk. Sedangkan hidangan lainnya ada bubur srintil, teh, sirup dan kopi, yang sayangnya tidak ada krimer. Bubur srintilnya menurut saya enak banget, malahan adik saya sampai nambah lagi.
 



Untuk makanan sendiri, pas dan enak tidak berbeda jauh dengan cita rasa orang Sunda sehingga saya bisa menikmatinya.

Hotel bernuansa ungu ini pun terletak di lokasi yang cukup strategis, yaitu Jl.Karang Menjangan serta lokasinya yang pinggir jalan membuat kita mudah menemukannya.



Sayangnya, lahan parkir tidak memadai karena lahan yang tidak begitu luas sehingga kurang nyaman untuk yang membawa kendaraan. 




Hotel ini pas untuk Anda yang ingin memilih penginapan dengan harga murah dan fasilitas memadai, namun kurang pas bagi Anda yang ingin menginap lebih lama apalagi dengan membawa keluarga karena tidak dilengkapi fasilitas seperti kolam renang, area bermain anak dan ukuran kamar yang kecil.

My Instagram