Mau Jadi Orang Pesimis atau Optimis?

Juni 04, 2017


sumber: pixabay

Pernahkah Anda berpikir bahwa saya tidak bisa, saat harus mulai melakukan sebuah perubahan ataupun melalui sebuah ujian? Selalu berpikiran negatif  pasti akan gagal dan mudah menyerah kalah padahal belum berusaha? Jika ya, berarti Anda termasuk orang yang pesimis.

Orang yang mempunyai sifat pesimis, cenderung tidak bahagia karena dalam hidupnya dipenuhi ketidak yakinan bahwa dia bisa. Selalu mundur sebelum maju melangkah, dan senang berada di dalam zona nyaman.

Bagaimana agar kita bisa berubah dari pesimis menjadi optimis?

  • Rubahlah

Mulailah merubah sifat pikiran negatif Anda selama ini, yakinlah seiring waktu semua akan berubah dan Anda mampu melakukannya.

  • Bergaulah dengan orang-orang yang bersikap selalu optimis

Mulailah bergaul dan bersosialisasi dengan lingkungan pergaulan yang berisi orang-orang yang selalu bersemangat dan selalu optimis menghadapi apapun.

  • Mulai membuat target dan perencanaan

Orang yang selalu optimis hidupnya penuh perencanaan, target apa saja yang ingin dicapai dan apa saja yang harus dilakukan untuk mencapainya.


Dikutip dari buku Bahagia Itu dipraktekan bahwa:
“orang yang bahagia biasanya memiliki cara pandang yang optimis. Ketika melihat gelas yang terisi separuh air, ia akan cenderung melihatnya setengah penuh, bukan setengah kosong.”


Meskipun sepahit dan segetir apapun masa lalu yang anda lalui,berbagai kekecewaan yang Anda rasakan sehingga menjadi penyebab Anda orang yang mudah pesimis, maka lupakanlah dan berubahlah untuk selalu optimis karena Anda tidak mungkin bisa terus hidup di zona yang nyaman. Sekali-kali harus keluar dari zona nyaman, agar Anda merasakan tantangan yang berbeda dari biasanya.

Pilihan ada ditangan Anda mau tetap pesimis atau menjadi optimis untuk kehidupan yang lebih baik.

#Ramadhaninspiratif
#Challenge
#Aksara 
#Day9 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.