Jangan Memilih Pasangan dengan 5 Sifat Ini!

April 23, 2017






Menikah adalah impian semua orang benar tidak? Tapi sebelum kita memutuskan untuk menikah, kita harus punya dulu kriteria calon pasangan yang akan mendampingi kita seumur hidup, bahkan sesurga bersama.

Karena pernikahan itu bukanlah permainan yang bisa kita akhiri kapan saja, jadi pilihlah pasangan yang benar-benar memenuhi kriteria yang bisa membuat kita bahagia dunia dan akhirat.

Nah, berikut ini 5 Sifat laki-laki yang jangan dijadikan pasangan hidup yaitu:


    Tidak paham ilmu agama

Setampan dan sekaya apapun laki-laki yang melamar, jangan menerima jika dia tidak paham ilmu agama. Kenapa ilmu agama begitu penting dan menjadi patokan saat memilih pasangan? Alasannya karena pernikahan adalah salah satu sarana ibadah kita. Jika pasangan tidak memahami agama bagaimana dia sanggup menjauhkan istri dan anak-anaknya dari api neraka.

    Laki-laki yang tidak menghargai dan menyayangi orangtuanya

Seorang laki-laki yang tidak menghargai dan menyayangi kedua orang tuanya, jangan dijadikan pasangan. Jika kepada orang tuanya pun dia sanggup berlaku tidak baik, apalagi pada kita istrinya.


    Pemalas

Walau bagaimanapun, materi dibutuhkan untuk hidup. Tapi, bukan berarti harus memilih yang kaya sebagai pasangan, namun pilihlah laki-laki yang suka bekerja keras jangan yang pemalas karena akan menyebabkan kita kesulitan kedepannya. Jika hanya dilihat dari harta yang dimilikinya saat ini,  belum tentu akan selamanya, karena roda kehidupan terus berputar dan rezeki hanya Allah SWT yang mengatur.


    Laki-laki manja

Jangan jadikan laki-laki manja sebagai pasangan hidup, karena yang ditakutkan dia terbiasa dibantu orang tuanya, sehingga tidak bisa menghadapi tantangan dalam kehidupan sendirian.


    Pandai berbohong

Enggak mau kan kalau dibohongi? Jadi jangan memilih laki-laki yang sering berbohong apalagi menjadi kebiasaan untuk menutupi kesalahannya.

Ingat, ya! Menikah itu sekali seumur hidup jangan sampai asal memilih pasangan, apalagi karena paksaan dari keluarga atau banyak yang menyindir belum menikah.


Namun, jika saat menikah pasangan kita berubah menjadi tidak baik yakinlah itu adalah ujian yang diberikan untuk meningkatkan keimanan kita.






2 komentar:

  1. Pemalas amit-amit sih ya Mbak.... Anak-istrinya mau hidup pake apa.... :| Penting ini buat yang masih lajang.


    Nice writing btw :))
    www.iamandyna.com

    BalasHapus
  2. Ya, makasih mbak sudah berkunjung

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.