Antara Pasar Tradisional dan Modern

April 16, 2017



Jadi terinspirasi buat nulis tentang cerita hari ini, yaitu belanja ke pasar tradisional. Saya termasuk jarang berbelanja ke pasar tradisioanal, bukan karena apa-apa lokasi tempat tinggal saya jauh dari pasar kalau dihitung-hitung sama ongkos sebandinglah dengan belanja di tukang sayur yang suka lewat ke depan gang.
Apalagi saya bukan tipe istri yang suka membuat rencana untuk masak apa dalam seminggu apalagi dalam sebulan. Tapi, sebenarnya hal ini yang suka bikin lama berdiri di tukang sayur, ngelamun dulu mikir masak apa lagi.
Nah, hari ini ke pasar karena kebetulan libur dan tukang sayur libur dulu pulang kampung. Belanja ke warung sayuran yang terdekat butuh waktu untuk jalan kaki sekitar 7 menit belum ditambah antrian yang panjang bisa menghabiskan waktu sekitar 20 menit. Bukan waktu yang sebentar kan?
Saya biasanya belanja ke supermarket itu hanya satu bulan sekali, itupun untuk membeli sabun mandi dan kawan-kawannya. Dan, yang dicari pun adalah barang-barang kebutuhan rumah tangga yang lagi promo, maklum Emak-emak enggak lihat diskon dikit aja pasti langsung semangat.
Balik lagi ke pasar tradisional yang membuat saya ingin nulis kekurangan dan kelebihan berbelanja di pasar tradisional dan pasar modern.
Pasar Tradisional Kelebihannya harga merakyat, bahan makanan masih fresh, bisa ditawar sedangkan kekurangannya fasilitas sangat minim. Jalannya becek, berdesakan dan rawan copet.
Makanya Emak-Emak yang belanja harus pandai kekepin dompernya agar terhindar dari copet yang kadang datang tak diduga.
Pasar modern, kelebihannya Bersih, fasilitas memadai, tidak berdesakan dan kekurangannya harga pas, bahan makanan kurang fresh dan tidak banyak pilihan.
Setelah menimbang-nimbang belanja dimanapun sebenarnya kembali kepada diri kita, kalau saya sih milihnya fasilitas bagus, bersih, banyak pilihan, bahan makanan fresh, dan bisa ditawar, ada enggak ya kira-kira.
Antara pasar tradisional dan modern, semua punya pelanggan masing-masing dan rezeki pedagang sudah ada yang mengatur. Meskipun banyak dibangun pasar modern dengan berbagai fasilitas lengkap tapi pasar tradisional tidak akan pernah tergantikan dan tetap menjadi pilihan.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.