Yuk, Perbaiki Keuangan Keluarga dengan 5 Cara

Maret 26, 2017






Bun, seringkah mengalami uang habis saat tengah-tengah bulan?  Yang tambah jadi galau adalah pemasukan hanya dari satu sumber yaitu penghasilan suami. Pastinya bingungkan? Itu uang dipakai apa saja sampai habis. Biasanya jika ini terjadi akhirnya Bunda terpaksa harus berhutang. Coba bayangkan bagaimana jadinya kalau ini terjadi setiap bulan?
Pengeluaran yang selalu berlebihan dan pemasukan yang selalu terasa kurang, sumber masalahnya hanya satu yaitu kurang bisa  memenej keuangan. Maju mundurnya ekonomi keluarga ada ditangan seorang istri, oleh sebab itu mulai dari sekarang perbaiki, yuk!
Bunda bisa mulai memperbaiki keuangan keluarga dengan 5 cara berikut: 

1. Displin dalam pencatatan keuangan harian

Tanpa adanya pencatatan keuangan di buku kas harian, maka Bunda tidak akan tahu di pos anggaran mana saja yang paling membengkak. Untuk itu mulailah disiplin dalam pencatatan, jangan malas mencatat agar keuangan keluarga bisa tetap stabil.

      2. Jauhi sifat konsumtif
Jangan terlalu mengikuti hawa nafsu dan kalap berbelanja, tanpa menghitung dulu budget yang ada. Diskon memang selalu menarik bagi kaum hawa, tapi yang harus diingat adalah uang belanja yang diberikan oleh suami, bukan untuk sehari saja tapi untuk satu bulan.

      3. Dahulukan kebutuhan yang paling mendesak
Saat mulai mencatat anggaran belanja bulanan keluarga, dahulukan untuk menghitung kebutuhan yang paling mendesak. Setelah diketahui berapa budget yang dibutuhkan dalam satu bulan, baru Bunda mulai menghitung untuk keperluan  penting lainnya.

4. Hidup lebih sederhana
Disaat harga pokok meningkat tapi gaji yang diterima suami masih sama, tidak usah khawatir ya, Bun. Rubahlah gaya hidup selama ini, hiduplah dengan gaya hidup yang lebih sederhana. Pentingkan kebutuhan pokok dibandingan kebutuhan sekunder lainnya.
 
      5. Menabunglah untuk dana darurat
Kita tidak tahu kapan akan sakit, kapan akan terkena musibah, oleh sebab itu berusahlah menyisihkan uang belanja untuk menabung. Bunda bisa menggunakan uang tabungan, jika ada keadaan darurat ataupun untuk tabungan sekolah anak-anak.

Nah, jika manajemen keuangan Bunda kuasai, maka tidak akan ada yang namanya uang habis sebelum waktunya gajian.





Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.