Personal & Lifestyle

Maret 31, 2017

Me time Membuatku Lebih Produktif

by , in




Mempunyai tiga anak dengan jarak usia yang berbeda, memang dibutuhkan energi yang banyak untuk mendampinginya. Sering kali harus menyelesaikan beberapa kali pertengkaran antara adik kakak dari masalah rebutan mainan sampai masalah pembagian makanan.

Selain, menjadi ibu rumah tangga saya pun bekerja dari pkl.08.00-12.00 wib sebagai administrasi di sebuah lembaga pra sekolah. Tentunya peran saya di luar rumah pun cukup menyita waktu dan fikiran, belum lagi semua ini dijalani tanpa bantuan ART.

 Ada rasa lelah yang seringkali datang melanda, ingin rasanya terpejam walaupun hanya beberapa menit agar fikiran kembali fresh dan lelah mulai berkurang. Tapi, apa daya banyak pekerjaan menanti saat anak-anak tidur, saya pun harus memanfaatkannya mengerjakan beberapa pekerjaan rumah tangga. 

Saat rasa lelah mulai memuncak, tak jarang anak-anak terkena imbas luapan emosi yang tidak seharusnya. Setelah itu, yang terjadi hanyalah sebuah penyesalan karena waktu tidak bisa diulang kembali. Dulu rasa lelah itu sering terjadi, sebelum menemukan ritme yang tepat untuk menjalani setiap rutinitas yang ada dan mengenal passion diri yang sebenarnya.

Mulailah, saya memperbaiki manajemen diri dan menemukan bagaimana memanfaatkan me time yang tepat. Saat mulai merasa jenuh dan fikiran mulai tidak menentu karena banyaknya pekerjaan rumah tangga yang harus diselesaikan, ditambah tugas dari sekolah yang terkadang menuntut untuk lembur diluar jam kerja. Disaat seperti inilah saya harus menikmati me time tanpa gangguan dari siapapun. 

Walaupun hanya duduk berdiam diri sambil membaca buku favorit, ataupun menulis beberapa baris kata bisa membuat saya lebih lega. Sekarang saya mulai bisa menghela nafas, berdiam sejenak untuk lebih fokus menata semuanya agar selesai tanpa ada yang merasa terabaikan, terutama suami dan anak-anak. 
  
Me time saya gunakan untuk berbagai hal yang bermanfaat, salah satunya lebih produktif menulis. Menulis adalah passion yang baru disadari setelah usia memasuki kepala 3. Tapi, meskipun begitu tidak menjadikan saya rendah diri untuk terus belajar menulis lebih baik. . Dengan menulis saya bisa meluapkan segala kegelisahan hati, menceritakan realita kehidupan yang dialami  dan menumpahkan semua curahan yang lama terpendam.

Selain itu, me time menjaga fikiran tetap fokus dan fresh kembali,  walaupun sebelumnya merasa lelah setelah beraktivitas seharian penuh. Ya, me time seperti sebuah charge yang bisa membuat baterai semangat penuh kembali dalam menjalani berbagai aktivitas. Me time biasanya dilakukan,  saat anak-anak tidur di malam hari, karena kalau anak-anak belum tidur saya tidak akan bisa fokus terhadap segala hal. Begitu pun saat siang hari adalah waktunya menyelesaikan pekerjaan rumah tangga sambil mengisi waktu dengan bermain bersama anak-anak.
  
Apapun me time yang dilakukan setiap ibu, dari mulai memanfaatkannya untuk menonton film favorit, berbelanja bahkan hanya sekedar bisa terlelap tidur di siang hari, tanpa ada gangguan anak-anak adalah sebuah kebahagiaan. 

Tanpa me time seorang ibu akan merasa penat dan jenuh, seakan tidak ada waktu untuk menikmati hidupnya dan dalam fikiran yang ada hanya pekerjaan dan pekerjaan.

Dengan me time, setiap ibu akan menemukan jati dirinya, membuat emosinya lebih stabil dan yang pasti  selalu tersenyum bahagia di depan anak-anaknya.

Dengan me time, setiap ibu akan kembali berbinar matanya, menemukan kembali sebagian waktu berharganya yang seakan sudah terampas selama ini.
  
Jadi, apapun versi me time mu jangan lupa untuk selalu bahagia, agar anak-anak pun tumbuh dengan kebahagiaan.









Maret 26, 2017

Yuk, Perbaiki Keuangan Keluarga dengan 5 Cara

by , in






Bun, seringkah mengalami uang habis saat tengah-tengah bulan?  Yang tambah jadi galau adalah pemasukan hanya dari satu sumber yaitu penghasilan suami. Pastinya bingungkan? Itu uang dipakai apa saja sampai habis. Biasanya jika ini terjadi akhirnya Bunda terpaksa harus berhutang. Coba bayangkan bagaimana jadinya kalau ini terjadi setiap bulan?
Pengeluaran yang selalu berlebihan dan pemasukan yang selalu terasa kurang, sumber masalahnya hanya satu yaitu kurang bisa  memenej keuangan. Maju mundurnya ekonomi keluarga ada ditangan seorang istri, oleh sebab itu mulai dari sekarang perbaiki, yuk!
Bunda bisa mulai memperbaiki keuangan keluarga dengan 5 cara berikut: 

1. Displin dalam pencatatan keuangan harian

Tanpa adanya pencatatan keuangan di buku kas harian, maka Bunda tidak akan tahu di pos anggaran mana saja yang paling membengkak. Untuk itu mulailah disiplin dalam pencatatan, jangan malas mencatat agar keuangan keluarga bisa tetap stabil.

      2. Jauhi sifat konsumtif
Jangan terlalu mengikuti hawa nafsu dan kalap berbelanja, tanpa menghitung dulu budget yang ada. Diskon memang selalu menarik bagi kaum hawa, tapi yang harus diingat adalah uang belanja yang diberikan oleh suami, bukan untuk sehari saja tapi untuk satu bulan.

      3. Dahulukan kebutuhan yang paling mendesak
Saat mulai mencatat anggaran belanja bulanan keluarga, dahulukan untuk menghitung kebutuhan yang paling mendesak. Setelah diketahui berapa budget yang dibutuhkan dalam satu bulan, baru Bunda mulai menghitung untuk keperluan  penting lainnya.

4. Hidup lebih sederhana
Disaat harga pokok meningkat tapi gaji yang diterima suami masih sama, tidak usah khawatir ya, Bun. Rubahlah gaya hidup selama ini, hiduplah dengan gaya hidup yang lebih sederhana. Pentingkan kebutuhan pokok dibandingan kebutuhan sekunder lainnya.
 
      5. Menabunglah untuk dana darurat
Kita tidak tahu kapan akan sakit, kapan akan terkena musibah, oleh sebab itu berusahlah menyisihkan uang belanja untuk menabung. Bunda bisa menggunakan uang tabungan, jika ada keadaan darurat ataupun untuk tabungan sekolah anak-anak.

Nah, jika manajemen keuangan Bunda kuasai, maka tidak akan ada yang namanya uang habis sebelum waktunya gajian.





Maret 19, 2017

Nasi Liwet Magicom, Menu wajib Setiap Bulan

by , in




Sudah lama tidak posting resep di blog, baru punya ide hari ini. Gara-garanya anak-anak ketagihan makan nasi liwet sunda yang resepnya saya dapat saat belajar masak online bareng dapur Mbak Niken.
Sempat tidak PD karena belum pernah bikin nasi liwet, yang pintar bikin nasi liwet sebenarnya suami, dan kebetulan saya enggak terlalu suka. Tapi, nasi liwet ini ada yang beda loh. Membuatnya menggunakan magicom jadi tidak usah khawatir gosong.
Oke, resepnya adalah:
Beras
Air 3x takaran beras
Bawang merah dan bawang putih secukupnya, iris tipis lalu tumis sebentar
Teri medan secukupnya, goreng
Pelengkap:
Garam, salam, serai dan kemangi
Cara membuat;
Masukan semua bahan lalu tekan tombol memasak di magicom
Tidak butuh waktu yang lama dalam 1 jam pun sudah masak, dan kita bisa menyiapkan menu lainnya.
Menu ini menjadi menu yang wajib ada setiap bulannya.
Mudah bukan? Selamat mencoba!

My Instagram