Sabtu, 14 Oktober 2017

7 Me Time Asyik Ala Ibu Rumah Tangga







Me Time adalah salah satu kata yang paling ditunggu seorang ibu, benar? Ibu mana sih, yang tidak perlu Me Time? Semua ibu pasti sangat membutuhkannya karena banyak manfaat dari Me Time salah satunya adalah menjaga “kewarasan” untuk mendampingi anak-anak.


Menikmati Me Time juga merupakan hal yang paling membahagiakan para ibu, apalagi jika Me Timenya itu tidak diganggu oleh siapapun.


Nah, apa saja Me Time ala ibu rumah tangga? Simak yuk!

1.   Nonton drama korea

Untuk ibu-ibu pecinta drama korea alias drakor, nonton film tanpa gangguan siapapun adalah Me Time yang paling asyik. Mereka bisa menonton drakor sampai tamat, tau sendirilah berapa jam yang diperlukan untuk nonton drakor ini.


2.    Makan mie

Meskipun terkesan sederhana, makan mie sendiri setelah anak-anak tidur itu adalah Me time asyik buat ibu-ibu, kan kalo para ibu biasanya melarang anak-anaknya untuk makan mie instan, padahal dirinya sendiri suka, jadi ya harus sembunyi-sembunyi biar nggak ketahuan.


3.    Pergi ke salon
pinterest.com


Setelah lelah seharian bekerja di rumah dan mengurus semua keperluan suami serta anak, nggak salah dong kalau sekali-kali para ibu menghabiskan waktunya untuk memanjakan diri di salon, setidaknya setelah keluar salon fikiran akan lebih fresh dan badan kembali rileks.


4.   Menulis

 
Pixabay.com

Ini Me Time asyik buat saya, dengan nulis seperti semua beban dalam fikiran menjadi hilang dan menemukan jati diri kembali. Rasanya menulis itu bisa membangkitkan kembali semangat walaupun setelah mengerjakan berbagai aktivitas.

Baca juga: 7 cara membakar semangat untuk menulis


5.    Membaca buku

Pixabay.com
Buat para ibu yang senang membaca, Me Time asyiknya adalah dengan membaca buku favorit hingga selesai baik itu fiksi maupun non fiksi. Kadang dalam keseharian kita tidak sempat membaca karena seringnya membacakan buku cerita untuk anak, iya kan?


6.   Tidur siang

Setelah menjadi ibu otomastis pola tidur akan berubah, kadang untuk tidur siang pun kita tidak bisa karena saat anak tidur seringkali kita memanfaatkannya untuk mengerjakan pekerjaan lain. Padahal, tidur siang meskipun hanya 5 menit, itu adalah Me Time paling asyik buat sebagian ibu.


7.   Belanja

Semua perempuan tentunya seneng belanja, tapi untuk seorang ibu biasanya belanja kadang suka rempong karena membawa anak yang akhirnya tidak bebas memilih. Jadi, belanja juga bisa menjadi Me Time asyik untuk para ibu.


Diantara 7 Me Time asyik diatas, yang manakah pas dengan Anda? Kita sharing yuk!


*Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia
#ODOPOKT6










Rabu, 11 Oktober 2017

Resep Ayam Bakar Teflon



Siapa yang  suka koleksi buku, majalah dan tabloid resep bahkan mencatat resep hasil browsing, tapi nggak pernah eksekusi? Kalo ada berarti kita sama heu..heu..heu..

Entah ada berapa buku resep masakan yang saya miliki, dengan niat awal ingin rajin di dapur, selalu bisa menyediakan makanan homemade buat suami dan anak tercinta, tapi kenyataannya masak itu lagi, itu lagi.

Meskipun jarang mempraktekan resep yang ada di buku, tapi rasanya sayang kalau buku itu dijual ataupun diberikan ma yang lain, siapa tahu tiba-tiba semangat memasak mulai membara sehingga betah lama-lama di dapur.

Nah, ada beberapa cerita yang membuat saya harus mulai rajin berlama-lama di dapur salah satunya yaitu saat suami harus bekal untuk makan siang. Bisa aja sih beli, tapi kan lebih mahal belum dari segi bahan dan kebersihannya juga belum tentu terjamin.

Okelah daripada budget makan siang membengkak, maklum emak-emak irit mulailah saya buka-buka buku resep, meskipun akhirnya tetap meluncur ke web masak andalan yaitu Cookpad. Dicarilah menu yang simple tapi beda dari biasanya, dan pilihan jatuh ke menu ayam bakar teflon.

Ayam Bakar Teflon
Sumber: Cookpad
By: Imut

Bahan-bahan yang dibutuhkan:
½ kg ayam bersihkan lumuri jeruk nipis agar tidak bau anyir diamkan selama 15 menit lalu cuci kembali.
2 lembar daun salam
2 batang serai
1 ruas lengkuas
2 lembar daun jeruk


Bumbu yang dihaluskan:
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
3 buah cabe merah
1 ruas jahe

Cara Membuat:
1.                   Tumis bumbu yang dihaluskan lalu masukan rempah daun masukan daging ayam, tambahkan air secukupnya dan ungkep sampai air menyusut.
2.                   Setelah air menyusut, siapkan teplon olesi mentega dan bakar ayam diatasnya sambil diberi olesan kecap manis.
3.                   Setelah matang angkat dan sajikan.

Menu ini simple dan rasanya enak hanya kurang terasa rasa asinnya karena saat mengungkep tidak ditambah garam hanya mengandalkan rasa asin dari mentega.

Lumayan, koleksi menu bertambah dan agar lebih mantap saya hidangkan bersama tahu goreng, sambal terasi dan pete yang digoreng.


Meskipun sederhana, tapi makanan yang disajikan dari rumah akan lebih membuat suami lahap dan tidak mengharuskannya keluar kantor hanya untuk mencari makan siang dengan menu yang  sesuai selera.
Happy cooking ya mom!

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia
#ODOPOKT5

Minggu, 08 Oktober 2017

7 Cara Membakar Semangat Untuk Menulis Kembali





Meskipun kita merasa passion kita adalah menulis, bahkan menjadikannya sebagai profesi, tapi ada kalanya rasa malas dan nggak mood untuk nulis itu datang. Pas buka laptop malahan ngelamun, pas nyari ide malahan asyik buka media sosial, ya hal seperti itu juga yang saya rasakan dua bulan kemarin.

Awal-awal terjun ke dunia menulis, begitu semangat sampai bisa nulis artikel tiga artikel perhari, dan akhirnya dapat job selama sembilan bulan untuk menjadi kontributor di sebuah situs web. Tapi, setelah kontrak itu berakhir, mulailah merasakan semangat nulis jadi menurun, yang tadinya sanggup minimal 1 hari 1 artikel, sekarang hanya 3 artikel/bulan. Ya, entah apa penyebabnya, ini bukan masalah dibayar atau tidaknya tapi masalah kurangnya semangat dan seiring bertambahnya aktivitas di luar dunia menulis.

Setelah dua bulan tidak terlalu aktif nulis, bulan ini saya ingin kembali membangkitkan semangat untuk terus mengasah keahlian dalam dunia menulis. Bukankah jika kita ingin menekuni suatu bidang secara profesional, maka kita harus bisa konsisiten dan tak lelah untuk belajar?

Untuk itu, ada beberapa hal yang saya lakukan saat ingin kembali lagi aktif menulis, yaitu:
1. Merenungkan kembali motivasi saat pertama ingin terjun ke dunia menulis
Pertama kali saya ingin terjun menjadi penulis adalah karena ingin banyak berbagi dan menginspirasi meskipun  lewat sebuah tulisan, karena terus terang untuk berbagi dengan cara berbicara di depan bukanlah hal yang saya kuasai. Untuk itu lewat tulisanlah saya memilih untuk bisa berbagi.

2. Belajar lagi pada mentor tentang ilmu kepenulisan
Bulan ini kebetulan dibuka kelas editor, saya langsung tertarik karena ilmu ini penting banget buat seorang penulis, meskipun rada pusing juga dengan tugasnya. Namun, ilmu itu harus terus ditambah agar kita tidak jauh ketinggalan.

3. Menyusun target
Selama ini saya tidak punya target menulis semua mengalir begitu saja, tapi sekarang hal itu harus saya hndari karena dengan adanya target maka kita bisa memotivasi diri untuk terus mengejarnya. Targetnya pun sederhana misalnya nulis artikel untuk beberap web minimal 3 kali dalam seminggu, nulis di blog minimal 10 tulisan dalam satu bulan.

4. Banyak membaca
Hal mustahil jika kita ingin menjadi penulis tapi tidak suka baca, untuk itu saya mulai lagi banyak membaca. Selain untuk menambah ilmu, membaca juga menambah referensi untuk bahan tulisan.

5. Mengatur jadwal harian
Untuk kembali aktif, maka saya harus bisa mengatur kembali jadwal nulis yang sudah lama tidak terjadwal. Karena saya juga bekerja maka malam hari adalah waktu saya untuk nulis, dan itupun ditarget tidak lebih dari satu jam saja.
 
6. Mencatat ide
Ide untuk nulis kadang datang saat kapan saja, untuk itu dengan mencatatnya maka kita terhindar dari lupa. Maklum, kalo ibu-ibu seperti saya banyak aktivitas suka lupa kalau menunda-nunda mencatat ide. Jadi, harus langsung dicatat dan saat sudah waktunya nulis langsung dibuat setidaknya berbentuk draft dahulu untuk selanjutnya dikembangkan menjadi sebuah tulisan.

7. Banyak blogwalking dan sering membuka web yang menjadi target saya menulis
Dengan banyak blogwalking maka kita akan mendapat sebuah ide, sebuah ilmu baru bagaimana cara nulis yang baik untuk di blog, tema apa saja yang menarik pengunjung dan sebagainya. Sedangkan untuk web sendiri harus sering dibuka agar kita tahu tema dan gaya penulisan seperti apa yang banyak diminati oleh pengunjung situs tersebut.

Nah, 7 cara membakar kembali semangat menulis diatas adalah versi saya, setiap orang mungkin berbeda, tetapi mudah-mudahan apa yang saya tulis selalu ada manfaatnya. Selamat menulis dan teruslah berbagi meskipun hanya lewat sebuah tulisan. Hamasah!

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia #ODOPOKT4



Sabtu, 07 Oktober 2017

5 Makanan Ala Sunda Ini Wajib Anda Coba



Kota Bandung, selain terkenal sebagai surganya belanja, terkenal juga sebagai surga kuliner. Banyak jenis varian kuliner baru setiap tahunnya dari para penjual kuliner yang sangat kreatif menciptakan berbagai jenis makanan yang berbeda dari yang lain, dan masalah rasa nggak usah diragukan semuanya enak.

Nah, kalau membahas tentang kuliner, di Bandung ini terkenal dengan makanan khas Sundanya. Bagi Anda yang akan mampir ke Bandung, berikut 5 jenis makanan ala Sunda yang harus Anda coba:
1. Lotek
sumber:Trivia.co.id
Lotek adalah makanan yang terbuat dari beberapa jenis sayuran seperti kol, ketimun, tauge, dan kacang panjang. Ada dua pilihan bisa lotek mentah yang sayurannya tidak direbus dulu, ataupun mau lotek matang yang sayurannya direbus dulu. Khusus lotek matang biasanya ada tambahan jenis sayurannya yaitu, kangkung dan labu siam.
Cara membuatnya pun sederhana hanya terdiri dari kacang tanah yang sudah digoreng, kencur, bawang putih, gula merah dan beri ubi atau kentang kukus untuk membuat bumbu lebih kental, lalu dihaluskan semua tambah air secukupnya dan terakhir masukan sayuran.
Untuk yang baru ke Bandung dan ingin menimati lotek, Anda bisa membelinya di jl.Kalipah Apo, berlokasi dekat Alun-alun Bandung, lotek disana terkenal enak sekali.

2. Karedok
Sumber: Resepumi.com

Selain lotek ada karedok tapi dengan jenis sayuran dan bumbu yang berbeda. Karedok biasanya memakai sayuran leunca ataupun kacang panjang dan terong hijau, bumbunya pun terdiri dari garam, kencur, terasi, gula merah yang dihaluskan. Setelah bumbu halus masukkan sayurannya dan jangan lupa tambahkan kemangi.
Anda bisa mencoba karedok ini saat makan di rumah makan Sunda seperti, Ampera dan Bu Imas yang karedoknya disajikan gratis loh.

3. Nasi timbel
Sumber: masakankoki.com

Nasi timbel adalah nasi yang disajikan dengan cara berbeda yaitu menggunakan daun pisang, ada yang hanya dikukus saja dan ada yang dibakar juga. Aroma dari daun pisang, akan menambah cita rasa yang berbeda. Anda bisa menikmatinya dengan aneka lauk pauk, seperti ayam, tahu tempe goreng, sambal dan sayur asem, agar rasanya lebih nikmat.

4. Nasi Liwet
Sumber: resepharian.com
Nasi liwet khas sunda berbeda dengan nasi liwet dari kota lain, yaitu tidak menggunakan santan dalam proses pembuatannya. Bumbunya pun sederhana terdiri dari bawang putih, bawang merah, batang serai, daun salam, cabai rawit dan daun kemangi. Untuk menambah aromanya biasanya ditambahkan teri medan ataupun ikan asin lainnya. Akan lebih nikmat jika disantap dengan sambal dan aneka lalapan.

5. Pepes
Sumber: Youtube.com


Dalam bahasa Sunda Pepes biasanya disebut dengan pais. Pepes atau pais ini disajikan dengan menggunakan daun pisang, Isinya bisa berupa ikan mas, ayam, tahu, asin peda, jamur tiram dan sebagainya. Bahan-bahan yang digunakan pun dari aneka rempah bumbu yang dirajang ataupun dihaluskan sehingga menambah aroma khas dari pepes ini. Penyajiannya pun bisa dengan hanya dikukus saja ataupun dibakar.

Selain, 5 makanan khas Sunda diatas, masih banyak makanan ala Sunda lainnya, itu juga belum termasuk aneka cemilannya.
Jadi, bagi Anda yang akan berwisata ke Bandung, siap-siap membawa bekal uang yang cukup, dan jangan diet ya, karena bisa dipastikan diet Anda akan gagal😁.

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Program One Day One Post Blogger Muslimah Indonesia
#ODOPOKT3



7 Me Time Asyik Ala Ibu Rumah Tangga

  Me Time adalah salah satu kata yang paling ditunggu seorang ibu, benar? Ibu mana sih, yang tidak perlu Me Time ? Semua ibu ...